-->

Senin, 28 April 2014

3600 MENIT _ Charon



AKU benci hidupku!!!Sandra berteriak dalam hati sambil memandang langit-langit ruang olahraga. Dia tidak tahu sudah berapa lama berada di sana. Yang jelas, dia sudah membolos pelajaran sejak tadi pagi. Tangan kanan nya memegang sebatang rokok. Dia merokok sambil duduk di tepi jendela, mencoba mengingat sudah berapa banyak rokok yang diisap nya. Bibir nya menyunggingkan senyum sinis. Terus terang dia tidak ingat, sama seperti dia tidak ingat sudah berapa banyak sekolah yang dia masuki sejak tahun lalu. Semua nya tidak pernah bertahan lebih dari sepuluh hari.Sandra sudah tidak pernah mau memedulikan apa pun lagi semenjak ayah nya bercerai dengan ibu nya setahun lalu. Padahal dia sangat dekat dengan ayah nya. Dia sama sekali tidak tahu kalau hubungan orangtua nya bermasalah. Jadi tahun lalu tanpa ada tanda apa-apa sebelum nya, Papa menjelaskan bahwa dia ingin bercerai dengan Mama dan pergi ke luar negeri.***Pada saat yang bersamaan, di tempat lain, Leon berjalan memasuki panggung dengan saksama. Ratusan penonton berada di dalam gedung. Leon membungkuk, memberi hormat pada para juri dan penonton. Lalu dia bergerak ke depan piano yang ada di tengah panggung. Leon duduk dengan tenang dan mempersiapkan diri. Tangan nya berada di atas tuts. Dia menarik napas beberapa saat sambil menutup mata nya. Saat mata nya terbuka kembali, jari nya sudah mulai menekan tuts di hadapan nya. Dentingan musik Canon In D – Pachebel terdengar ke seluruh gedung. ***

REFRAIN _ WINNA EFENDI


Winter In Tokyo_Ilana Tan



 4. Winter In Tokyo
Tetangga baruku, Nishimura Kazuto, datang ke Tokyo untuk mencari suasana baru. Itulah katanya, tapi menurutku alasannya lebih dari itu. Dia orang yang baik, menyenangkan, dan bisa diandalkan. Perlahan-lahan mungkin sejak malam Natal itu aku mulai memandangnya dengan cara yang berbeda. Dan sejak itu pula rasanya sulit membayangkan hidup tanpa dia. Keiko tentang Kazuto